Strategi Guru Mengembangkan Regulasi Emosi Siswa Kelas Rendah di Madrasah Ibtidaiyah

Authors

  • Desnia Karlina Program Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Alzairi Hendrik Program Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Alzairi Hendrik Program Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri Curup
  • Aida Rahmi Nasution Program Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri Curup

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i4.1422

Keywords:

Regulasi Emosi, Strategi Guru, Siswa Kelas Rendah, Madrasah Ibtidaiyah, Interaksi Pembelajaran.

Abstract

Regulasi emosi merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional siswa kelas rendah di madrasah ibtidaiyah (MI). Pada fase ini, siswa masih mengembangkan kemampuan mengenali perasaan, mengendalikan respons, menghadapi kekecewaan, serta membangun hubungan sosial yang positif. Dalam interaksi pembelajaran, kesulitan regulasi emosi dapat muncul ketika siswa menghadapi tugas yang menantang, menerima koreksi, menunggu giliran, atau mengalami konflik dengan teman. Penelitian ini dirancang untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan regulasi emosi siswa kelas rendah, bentuk interaksi pembelajaran yang mendukung proses tersebut, serta faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data direncanakan diperoleh melalui observasi interaksi pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru, dan dokumentasi yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan memperhatikan keterkaitan antara respons guru, pengalaman emosional siswa, dan konteks pembelajaran. Kerangka analisis mengacu pada model proses regulasi emosi Gross serta perspektif pembelajaran sosial-emosional. Karena data lapangan belum tersedia, artikel ini merupakan draf akademik berbasis kajian teori dan rancangan studi kasus, bukan laporan temuan empiris yang telah selesai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Blewitt, C., O’Connor, A., Morris, H., Mousa, A., Bergmeier, H., Nolan, A., Jackson, K., Barrett, H., & Skouteris, H. (2020). Do curriculum-based so-cial and emotional learning programs in early childhood education and care strengthen teacher outcomes? A systematic literature review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(3), Article 1049. https://doi.org/10.3390/ijerph17031049

Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning. (2020). CASEL’s SEL framework: What are the core competence areas and where are they promoted? https://files.casel.org/CASEL-SEL-Framework-11.2020.pdf

Denham, S. A., Blair, K. A., DeMulder, E., Levitas, J., Sawyer, K., Auerbach-Major, S., & Queenan, P. (2003). Preschool emotional competence: Path-way to social competence? Child Development, 74(1), 238–256. https://doi.org/10.1111/1467-8624.00533

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psy-chological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Schlesier, J., Roden, I., & Moschner, B. (2019). Emotion regulation in primary school children: A systematic review. Children and Youth Services Re-view, 100, 239–257. https://doi.org/10.1016/j.childyouth.2019.02.044

Downloads

Published

2026-10-22

How to Cite

Desnia Karlina, Alzairi Hendrik, Alzairi Hendrik, & Aida Rahmi Nasution. (2026). Strategi Guru Mengembangkan Regulasi Emosi Siswa Kelas Rendah di Madrasah Ibtidaiyah. Walada: Journal of Primary Education, 5(4), 5251–5262. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i4.1422