Peningkatan Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Melalui Penggunaan Buku Garis Tiga Pada Siswa Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i4.1272Keywords:
Buku Garis Tiga, Keterampilan Menulis, Menulis Tegak Bersambung, Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar.Abstract
Pendidikan pada jenjang sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga pada pengembangan keterampilan berbahasa, salah satunya keterampilan menulis. Pada fase B sekolah dasar, siswa diharapkan mampu menulis tegak bersambung dengan memperhatikan ketepatan bentuk huruf, kerapian, keteraturan, dan proporsi tulisan. Namun, hasil observasi awal pada siswa kelas III SDN 11 Langkai menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis tegak bersambung secara rapi dan sesuai dengan kaidah penulisan. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah buku garis tiga yang memberikan panduan visual dalam menentukan tinggi, posisi, dan proporsi huruf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis tegak bersambung siswa melalui penggunaan buku garis tiga dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN 11 Langkai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experimental dan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa yang terdiri atas 29 siswa kelas III B sebagai kelas eksperimen dan 27 siswa kelas III C sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes praktik menulis tegak bersambung dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 24,00 meningkat menjadi 27,68 pada posttest. Sementara itu, nilai rata-rata pretest kelas kontrol sebesar 22,61 menurun menjadi 22,24 pada posttest. Hasil analisis N-Gain Score menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata sebesar 0,26 dengan kategori rendah, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar -0,04 yang menunjukkan adanya penurunan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan buku garis tiga memberikan peningkatan keterampilan menulis tegak bersambung yang lebih baik dibandingkan penggunaan buku tulis standar, meskipun tingkat peningkatannya masih berada pada kategori rendah. Dengan demikian, buku garis tiga dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk membantu meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa sekolah dasar.
Downloads
References
Abidin, A. M. (2022). Penerapan teori belajar behaviorisme dalam pembelajaran (studi pada anak). An-Nisa, 15(1), 1–8.
Feder, K. P., & Majnemer, A. (2007a). Handwriting development, competency, and intervention. Developmental Medicine & Child Neurology, 49(4), 312–317.
Feder, K. P., & Majnemer, A. (2007b). Handwriting development, competency, and intervention. Developmental Medicine & Child Neurology, 49(4), 312–317.
Graham, S. (2018). A revised writer (s)-within-community model of writing. Educational Psychologist, 53(4), 258–279.
Hulwah, B., & Ahmad, M. (2022). Analisis kesulitan belajar menulis permulaan pada siswa kelas II sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7360–7367.
Indriani, N. (2023). Meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung melalui media “Paris” papan bergaris siswa kelas 2 SD Negeri Pucangro 2 Gudo. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(02), 220–230.
Ittihad, N., Hamzah, R. A., & Citra, R. (2025). Pembelajaran Menulis Lanjutan Di Sekolah Dasar: Sebuah Analisis Dan Usulan Teoretis. Masokan: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 5(1), 78–94.
Malyk, A. K. (2022). PENGEMBANGAN MODUL MENULIS TEGAK BERSAMBUNG BERBASIS SENSORI MOTORIK DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PERMULAAN SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 8(1), 1–12.
Maulani, S., & Iswara, P. D. (2022). Metode permainan bahasa dalam keterampilan menulis tegak bersambung. Jurnal Basicedu Vol, 6(4).
Nasional, D. P. (2003). Undang-undang republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional. Language, 188, 22cm.
Nuryamah, I., & Sunarya, D. T. (2016). Upaya meningkatkan keterampilan menulis permulaan dalam melengkapi cerita rumpang menggunakan media gambar dan papan bergaris. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1), 761–770.
Rahmi, A., & Damri, D. (2021). Meningkatkan keterampilan menulis kalimat sederhana melalui media buku halus kasar bagi anak disgrafia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5305–5312.
Retnowati, I., & Mukhlishina, I. (2024). Penggunaan Media Lembar “TEMBU” Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Tegak Bersambung di Kelas III SDN Kauman 2 Kota Malang. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 2137–2144.
Santangelo, T., & Graham, S. (2016). A comprehensive meta-analysis of handwriting instruction. Educational psychology review, 28(2), 225–265.
Syafitri, Y. N. V., Apriyanti, S. N., & Yuliyanto, A. (2023). Pemanfaatan Media: Implementasi Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) Berbantuan Media Papan Bergaris terhadap Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 1513–1521.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tuti Yuniati, I Wayan Dana, Ayu Fitriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


