Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Pembelajaran IPAS Materi Perubahan Wujud Zat Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

Authors

  • Gede Teguh Astika Yasa Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Singaraja
  • Kadek Hengki Primayana Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Singaraja
  • I Ketut Ngurah Ardiawan Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Singaraja

DOI:

https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1200

Keywords:

Articulate Storyline 3, Culturally Responsive Teaching, Multimedia Pembelajaran, Perubahan Wujud Zat, IPAS Sekolah Dasar

Abstract

Pembelajaran IPAS materi Perubahan Wujud Zat di kelas IV Sekolah Dasar cenderung sulit dipahami peserta didik karena bersifat abstrak, sementara pembelajaran di lapangan masih didominasi metode konvensional tanpa memanfaatkan kekayaan budaya lokal Bali yang dekat dengan kehidupan peserta didik, sehingga diperlukan media pembelajaran digital berbasis kearifan lokal. Penelitian pengembangan (R&D) ini menerapkan model ADDIE untuk merancang multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline 3 dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), yang divalidasi oleh ahli materi dan media serta diuji kepraktisannya kepada guru dan peserta didik di SDN 1 Kendran, SDN 2 Sari Mekar, dan SDN 2 Liligundi menggunakan instrumen LORI dan UEQ. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kevalidan materi sebesar 94% dan media sebesar 87,5%, keduanya berkategori "Layak", sementara uji kepraktisan UEQ menunjukkan penilaian positif dari guru maupun peserta didik terutama pada aspek stimulasi dan daya tarik, meskipun aspek kebaruan masih tergolong rendah. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi kearifan lokal Bali ke dalam multimedia pembelajaran berbasis Articulate Storyline efektif meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar peserta didik pada materi IPAS yang abstrak, sekaligus menjadi model pengembangan media kontekstual yang dapat direplikasi pada konten budaya lain, dengan catatan perlunya inovasi lebih lanjut pada bentuk interaktivitas untuk memperkuat aspek kebaruan produk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amin, S., Sari, D. I., & Liesdiani, M. (2022). Pengembangan media pembelajaran berbasis website menggunakan pendekatan problem-solving pada materi SPLTV Kelas X. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 1962–1977.

Bimantara, D. N., & Hastuti, D. N. A. E. (2026). Pengembangan E-Modul Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran IPAS Materi Keanekaragaman Budaya Siswa Sekolah Dasar. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-SD-An, 13(2), 1107–1117.

BSKAP. (2025). Keputusan Kepala BSKAP No.046/H/KR/2025 tentang Perubahan atas Keputusan Kepala BSKAP No.032/KR/2024 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. https://guru.kemendikdasmen.go.id/dokumen/74r6Yln0zK?parentCategory=Implementasi Kurikulum Nasional

Fatirul, A. N., & Walujo, D. A. (2022). Metode Penelitian Pengembangan Bidang Pembelajaran (edisi khusus mahasiswa pendidikan dan pendidik). Pascal Books.

Firstanianta, H., Nanda Faradita, M., & Naila, I. (2023). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Journal on Education, 6(01), 9366–9380.

Fitriah, L., Gaol, M. E. L., Cahyanti, N. R., Yamalia, N., Maharani, N., Iriani, I. T., & Surayanah, S. (2024). Pembelajaran Berbasis Pendekatan Culturally Responsive Teaching Di Sekolah Dasar. JoLLA Journal of Language Literature and Arts, 4(6), 643–650. https://doi.org/10.17977/um064v4i62024p643-650

Hidayatullah, A. (2025). Model Perubahan Perilaku Anak Asuh Perspektif Pendidikan Islam Studi Kasus di Panti Asuhan Muhammadiyah Putri Kabupaten Sorong. Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

Indrawan, I. P. O., Sudirgayasa, I. G., & Wijaya, I. K. W. B. (2020). Integrasi Kearifan Lokal Bali Di Dunia Pendidikan. Prosiding Seminar Nasional Webinar Nasional Universitas Mahasaraswati Denpasar, 3, 189–194.

Ismail, S. U. (2026). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas III Melalui Pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) pada Mata Pelajaran IPAS. Lempu PGSD, 3(1), 15–20.

Kemendikbud, R. (2022). Buku Saku Tanya Jawab Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Khairatunnisa, A., & Fitria, Y. (2024). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbantuan Aplikasi Articulate Storyline 3 Pada Pembelajaran Ipas Untuk Kelas V Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(3), 317–332.

Maulana, R., & Segara, N. B. (2024). PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPS DI SMPN 2 MOJOSARI. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 3897–3906.

Nursan. (2021). Pengembangan Video Interaktif Materi Perubahan Wujud Zat Berbasis Literasi Sains Untuk Pembelajaran Daring Siswa Kelas IV SD. Universitas Negeri Makassar., 1–11.

R Nurhayati, Ulfa Sir, N., Arifin, A., Ningsih, D. A., Syarifuddin, Indirwan, & Sudarsifa, N. A. (2025). Manajemen Kurikulum Pendidikan Dasar di Era Digital. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Keguruan, 10(1), 108–116. https://doi.org/10.47435/jpdk.v10i1.3273

Schrepp, M. (2023). User Experience Questionnaire Handbook. UEQ Online.

Sholehah, A. R. (2026). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Aplikasi Smart Apps Creator Pada Pembelajaran Ips Materi Keragaman Budaya Di Smp Sepuluh Nopember Sidoarjo. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 6(1), 264–276.

Downloads

Published

2026-08-21

How to Cite

Yasa, G. T. A., Primayana, K. H., & Ardiawan, I. K. N. (2026). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Pembelajaran IPAS Materi Perubahan Wujud Zat Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Walada: Journal of Primary Education, 5(3), 4249–4260. https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1200