Pengembangan E-Modul Interaktif IPAS Bermuatan Etnopedagogi di Kelas V SDN 31 Cakranegara
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1194Keywords:
e-modul interaktif, IPAS, etnopedagogi, sekolah dasarAbstract
Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi salah satu wujud kesiapan dunia pendidikan dalam menghadapi era disrupsi dan transformasi digital yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi yang valid dan 2) menghasilkan e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi yang praktis untuk peserta didik kelas V SDN 31 Cakranegara. E-modul yang dikembangkan mengintegrasikan kearifan lokal Suku Sasak berupa pengetahuan, nilai, dan praktik budaya ke dalam materi IPAS sebagai konteks pembelajaran yang mengaitkan konsep dengan kehidupan dan budaya lokal peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 1 orang guru dan 24 peserta didik, sedangkan objek penelitian berupa e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media, angket respons guru dan peserta didik, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh tingkat kevalidan sebesar 96,43% dari ahli materi dan 95,83% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 100% berdasarkan respons guru, 85,21% berdasarkan respons peserta didik, dan 94,73% berdasarkan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi yang mengintegrasikan kearifan lokal Suku Sasak dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung pembelajaran IPAS di kelas V SDN 31 Cakranegara.
Downloads
References
Afianti, D., Suharlan, L. S., & Hamid, R. Z. (2025). Pemanfaatan Lingkungan Sekitar sebagai Sumber Belajar Kontekstual di Sekolah Dasar. Haumeni Journal of Education, 5(3), 450–459. https://doi.org/10.35508/haumeni.v5i3.27261
Agustini, E., Yeni, L. F., & Titin. (2023). Kelayakan e-modul berbasis inkuiri terbimbing sebagai bahan ajar pada materi jamur kelas X SMA. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 9(2). https://doi.org/10.22437/biodik.v9i2.20183
Albana, L. F. A. N. F., & Sujarwo. (2021). Pengembangan e-modul interaktif untuk meningkatkan kemandirian belajar dasar desain grafis. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 5(2), 223–236. https://doi.org/10.21831/jk.v5i2.33278
Anggraena, Y., Ginanto, D., Felicia, N., Andiarti, A., Herutami, I., Alhapip, L., Iswoyo, S., Hartini, Y., & Mahardika, R. L. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Menengah. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Baharuddin, B., & Hatta, H. (2024). Transformasi manajemen pendidikan: Integrasi teknologi dan inovasi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 7355-7544.
Dewi, N. P. A. D. P., Ganing, N. N., & Suadnyana, I. N. (2021). Video pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual pada materi ekosistem muatan IPA sekolah dasar. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 4(3), 485–493 https://doi.org/10.23887/jp2.v4i3.41099
Handika, I., Sobri, M., Fauzi, A., & Hasnawati, H. (2025). Pengembangan E-Modul Pembelajaran IPAS Berbasis Kearifan Lokal untuk Peserta Didik SD. Empiricism Journal, 6(4), 1972–1980. https://doi.org/10.36312/p6d70q09
Hikmawati, H., Sahidu, H., Kosim, K., Sutrio, S., & Gunawan, G. (2020). Tahap define dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Kappa Journal, 4(2), 300–307. https://doi.org/10.29408/kpj.v4i2.2666
HL, N. I., Nasruddin, N., Sejati, A. E., & Sugiarto, A. (2023). Developing teaching material of research methodology and learning with 4D model in facilitating learning during the Covid-19 pandemic to improve critical thinking skill. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 9(2), 541–554. https://doi.org/10.33394/jk.v9i2.7110
Ilhami, A. S., & Astriani, D. (2023). Mind Mapping: Perlukah diterapkan untuk mencapai pemahaman konsep? PENSA E-Jurnal: Pendidikan Sains, 11(2), 143–149. https://doi.org/10.26740/pensa.v11i2.53936
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Kimia untuk SMA/MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
Maghfiroh, Y., & Hardini, A. T. A. (2021). Pengembangan modul pembelajaran matematika materi pecahan kelas V sekolah dasar. Jurnal Educatio FKIP Unma, 7(2), 272–281. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i2.997
Mujtahid, I. M., M., Nabiha., Vebrianto, R., & Yuliastrin, A. (2026). Analisis Pembelajaran Ipas Mi Terkait Media Pembelajaran: Study Kasus. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(02), 270-284. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.45373
Mutasalsilah, A., Affandi, L. H., & Syazali, M. (2026). Pengaruh bahan ajar berbasis etnosains terhadap pemahaman konsep IPA peserta didik sekolah dasar. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 6(1), 219–229. https://doi.org/10.51574/jrip.v6i1.4767
Muzakir, M., & Suastra, I. W. (2024). Kearifan lokal Suku Sasak sebagai sumber nilai pendidikan di persekolahan: Sebuah kajian etnopedagogi. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 84–95. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.6067
Nuralifah, D. A. N., Merliana, A., & Setiadi, P. M. (2025). Pengembangan Bahan Ajar Etnopedagogi Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Ciamis Pada Mata Pelajaran Ipas Kelas IV. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 217-228. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.26036
Nurmasyitha, N., & Hajrah, H. (2021). Apersepsi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di YouTube. INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 64–69.
Piaget, J., & Inhelder, B. (1972). The psychology of the child. Basic Books.
Putriani, J. D., & Hudaidah. (2021). Penerapan pendidikan Indonesia di era Revolusi Industri 4.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(3). https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.407
Qotimah, I., & Mulyadi, D. (2022). Kriteria pengembangan e-modul interaktif dalam pembelajaran jarak jauh. Indonesian Journal of Learning Education and Counseling, 4(2), 125–131. https://doi.org/10.31960/ijolec.v4i2.1435
Rahmah, D. Y. (2025). Analisis pembelajaran ilmu pengetahuan sosial pada implementasi kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar. Jurnal Pendidikan, Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 2(1), 64–69.
Rahmaniar, E., Maemonah, M., & Mahmudah, I. (2022). Kritik terhadap teori perkembangan kognitif Piaget pada tahap anak usia sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(1). https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.1952
Raprap, W. P., Ngabalin, M., Camerling, L. Y., Wahono, T. R., Subekti, P. A., Zega, T. F., ... & Halim, A. (2025). Kepemimpinan Pendidikan 5.0: Mengelola Sekolah di Era Disrupsi. Star Digital Publishing.
Redhana, I. W., Widiastari, K., Samsudin, A., & Irwanto. (2021). Which is more effective, a mind map or a concept map learning strategy? Jurnal Cakrawala Pendidikan, 40(2), 520–531. https://doi.org/10.21831/cp.v40i2.33031
Rohmah, N. N. S., Wilandari, M. D., & Darsinah. (2022). Teori perkembangan Jean Piaget dan implikasinya dalam perkembangan anak sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(20), 776–785. https://doi.org/10.5281/zenodo.7244998
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Sape, H., & Sambara, P. M. (2024). Penggunaan e-modul interaktif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 4(2), 101-106. https://doi.org/10.62388/jpdp.v4i2.522
Setiani, I., Medriati, R., Purwanto, A., & Uhum, M. U. (2024). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi Canva untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa. Journal of Teaching and Learning Physics, 9(1), 57–68. https://doi.org/10.15575/jotalp.v9i1.31633
Sihombing, B., Zamsiswaya, & Sawaluddin. (2024). Model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) dalam pembelajaran pendidikan islam. Journal of Islamic Education El Madani, 4(1), 11-19. https://doi.org/10.55438/jiee.v4i1.135
Sugara, U., & Sugito. (2022). Etnopedagogi: Gagasan dan peluang penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 93–104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2888
Sukiastini, I. G. A. N. K., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2024). Integrasi etnopedagogi dalam pembelajaran IPA untuk memperkaya pemahaman budaya dan sains. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(6). https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i6.7726
Thiagarajan, S., Semmel, D. S., & Semmel, M. I. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. Leadership Training Institute/Special Education, University of Minnesota.
Vernanda, N. O., & Zulyusri. (2023). Meta-analisis praktikalitas penggunaan LKPD oleh guru dan peserta didik dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 15067–15075. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8670
Widodo, D. P., Judijanto, L., Riska, F. M., Febriyanti, R., & Karuru, P. (2025). Pengembangan Bahan Ajar. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Asty Murniati, Ilham Handika, Ibrahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


