Kemampuan Profesionalisasi Guru MI Mambaul Ulum Ujungrusi sebagai Pembelajar Sepanjang Hayat dalam Aktivitas Belajar Mengajar di Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1168Keywords:
Profesionalisasi Guru, Pembelajar Sepanjang Hayat, Kegiatan Belajar Mengajar, Kurikulum MerdekaAbstract
Pendidikan dasar saat ini dituntut untuk terus berkembang seiring dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru-guru di MI Mambaul Ulum Ujungrusi mengembangkan kemampuan professional mereka sebagai guru sepanjang hayat dalam aktivitas belajar mengajar di Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan situasi rill dilapangan. Subjek dalam penelitian ini fokus pada dua guru Perempuan yaitu guru yang mengampu di kelas rendah dan guru yang mengampu di kelas tinggi. Instrumen yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data yaitu diri peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi untuk mengamati kelas dan pedoman wawancara untuk mendalami pandangan para guru.Selain itu, HP atau alat perekam juga digunakan sebagai instrument pendukung dalam dokumentasi untuk memperkuat bukti-bukti kegiatan di lapangan. Analisis data dalam penelitian ini menggunkan model interaktif, peneliti melakukan empat tahapan secara bergantian. Tahap tersebut dimulai dari mengumpulkan seluruh data di lapangan, menyaring dan memilah data yang penting, menyajikan data agar mudah dibaca hingga akhirnya menarik kesimpulan yang kuat dan utuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa para guru memiliki motivasi yang kuat mengajar dan sudah mandiri dalam memanfaatkan teknologi internet serta video sebagai media belajar yang kreatif. Selain itu, perbedaan cara mengajar antara guru kelas rendah dan kelas tinggi justru menghasilkan kerja sama tim yang kompak dan saling melengkapi. Simpulannya, kemampuan profesional guru sebagai pembelajar sepanjang hayat di madrasah ini sudah berjalan dengan baik, di mana semangat untuk terus belajar dan mengevaluasi diri menjadi kunci utama keberhasilan mereka dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.
Downloads
References
Abdul mu’id, M. B. I. (2025). Profesionalisme Guru. Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Pendidikan Islam, 15, 11–21.
Aditiya, N., & Fatonah, S. (2023). Upaya Mengembangkan Kompetensi Guru Penggerak di Sekolah Dasar Pada Kurikulum Merdeka Belajar. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 13(2), 108–116.
Annisa Mukarromah, Asfahani, W. R. F. (2025). Pendampingan Pembelajaran Siswa di SD Negeri 1 Prajegan Melalui Team Teaching Dalam Upaya Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan. Sosial Science Academic, 366–376.
Anwar, S., Susanto, H., & Ponorogo, U. M. (2022). Manajemen Team Teaching di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA), 2(1), 155–163.
Diana Kusumaningrum, Yuris Indria Persada, Nanik Ulfa, Abdur Rohman, Dewi Nuriyah Al-addawiyah, Imro’atus Sa’diyah, Nurlaili Fauziah, Fauziah Apriani, F. ‘Arfatul ‘Iyad. (2024). Meningkatkan Kompetensi Guru melalui Workshop Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat: EDUABDIMAS, 3(1), 20–25.
Fahmi, Ayu Wulandari, Riska Julianti Amanda, S. (2026). Pengembangan Keilmuan: Literasi Akademik; Guru sebagai Pembelajar Sepanjang Hayat. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 12(02), 251–265.
Fahreza, A. A., Raihan, I., Yasmin, P., Fadzilah, N. N., & Ahmad, R. S. (2025). Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(7), 1230–1236.
Fauzi, S. A., & Mustika, D. (2022). Peran Guru sebagai Fasilitator Dalam Pembelajaran di Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(3), 2493–2500.
Hajar, Q., Kamalia, A. W., & Ambarwati, A. (2025). Strategi Peningkatan Profesionalisme Guru ( Sertifikasi ) untuk Mendukung Keberhasilan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Sosial, 6(4), 840–847.
Mohammad Ikhsanul Hakim, Sedarmayanti, D. M. (2025). Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru dan Implikasinya pada Kualitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(4), 2097–2111.
Nurajizah, Nita Andriani, Supriyanto, Tubagus Habibi, M. (2026). Mewujudkan Pembelajar SSepanjang Hayat: Peran POAC dalam Transformasi Manajemen Pendidikan. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(01), 43–61.
Putri, G., Saraswati, D., Astuti, P., Darmawan, R. I., & Syaifuddin, M. A. (2022). Literasi Digital Untuk Mendukung Upaya Konstruksi Identitas Guru Sebagai Pembelajar Sepanjang Hayat : Pelatihan Bagi Ikatan Guru Indonesia ( IGI ) Jawa Tengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Varia Humanika, 3(1), 190–196.
Queen Elvina Sevtivia Asrivi, Mokhammad Miptakhul Ulum, Ana Rahma Umami, H. S. R. (2024). Urgensi Microteaching terhadap Keterampilan Menjelaskan daalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Calon Guru MI/SD. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(3), 947–960. https://doi.org/10.35931/am.v8i3.3621
Risfina, A. M., Haqi, A., & Oviyanti, F. (2023). Keberhasilan Program Belajar Sepanjang Hayat di Finlandia dalam Perspektif Islam. Al-Ubudiyah Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 4(2), 66–74.
Rosyida, H., Hawa, Z. A., Setyawan, A., Madura, U. T., & Inda, P. T. (2025). Peran Guru sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran Abad Ke-21. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12), 1–9.
Sadriani, A., & Arifin, I. (2023). Peran Guru Dalam Perkembangan Teknologi Pendidikan di Era Digital. Prosidingg Seminar Nasional Dies Natalis Ke-62 Universitas Negeri Malang, 32–37.
Sam, R., & Sulastri, C. (2024). Profesionalisme Guru dan Dampaknya terhadap Hasil Belajar Siswa. ARINI: Jurnal Ilmiah Dan Karya Inovasi Guru, 1(1), 1–16.
Silvi Nurrohmah, A. S. R. (2025). Literatur Review: Pengaruh Belajar Sepanjang Hayat sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Guru terhadap Pengembangan Karir Guru. JoCE ; Journal of Community Education, 5(1), 21–28.
Siska, Eka Usbika, I. (2025). Teacher Competence Development through In-House Training and Cooperative Learning : Pengembangan Kompetensi Guru melalui In-House Training dan Pembelajaran Kooperatif. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(4), 1–10. https://doi.org/10.21070/ijins.v26i4.1699
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 Tekan Guru Dan Dosen, 1 (2005).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Queen Elvina Sevtivia Asrivi, Mohammad Rafli, Moh. Misbakhul Anam, Ibana Syihab, Eva Maulida , Mahmudah, Riana Sari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


