Penerapan Model Bakawan Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis, Kolaborasi, Dan Hasil Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i3.1029Keywords:
model BAKAWAN, Berpikir Kritis, Kolaborasi, Capaian belajar, Pendidikan PancasilaAbstract
: Riset ini diinisiasi oleh rendahnya kapabilitas penalaran kritis, kecakapan kolaboratif, serta capaian belajar peserta didik kelas V pada muatan Pendidikan Pancasila di SDN Teluk Tiram 2 Banjarmasin. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini menerapkan metodologi kualitatif dan kuantitatif yang dijalankan melintasi empat siklus instruksional. Aktivitas pembelajaran mengadopsi sintaks model BAKAWAN, sebuah formulasi integratif antara Problem-Based Learning, Cooperative Learning, dan Numbered Heads Together. Penjaringan data dilakukan via teknik observasi, instrumen evaluasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Implementasi paradigma BAKAWAN terbukti mengakselerasi kinerja pendidik, partisipasi aktif siswa, kedalaman berpikir kritis, kompetensi kooperatif, serta ketuntasan belajar. Tercatat aktivitas guru menyentuh 100%, keterlibatan siswa mencapai 88%, penalaran kritis berada pada 92%, keterampilan kolaborasi mencapai 92%, dan kriteria ketuntasan terpenuhi secara individual maupun klasikal.Model BAKAWAN merepresentasikan inovasi pedagogis berdaya guna tinggi yang mampu mentransformasi mutu pembelajaran Pendidikan Pancasila sekaligus menstimulasi kompetensi esensial abad ke-21 di sekolah dasar.
Downloads
References
Abdullah, M. N., & Lasri. (2024). Peran lingkungan sekolah terhadap pembentukan karakter siswa di SD Rumah Sekolah Cendekia Makassar. Jurnal Pendidikan Sosial dan Karakter, 4 (2), 101–109. https://doi.org/10.47709/jpsk.v4i02.5032.
Afdal, E. S. H., & Rohaniah. (2024). Peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran kooperatif pada siswa kelas IIB sekolah dasar. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 4(2), 291–304. https://doi.org/10.53624/ptk.v4i2.355.
Agustiana, D. M., Malik, M., Rumiati, S., & Pardede, S. (2023). Analisis pembelajaran berdiferensiasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam Kurikulum Merdeka. Journal of Civic Education, 3 (2), 522–533. https://doi.org/10.37640/jcv.v3i2.1869.
Agustiani, N., Setiani, A., & Lukman, H. S. (2022). Pengembangan instrumen tes PLSV berdasarkan indikator berpikir kritis dan pemecahan masalah.JMathEdu, 3(2), 107–119. https://doi.org/10.34312/jmathedu.v3i2.15837.
Ahwan, M. T. R., & Basuki, S. (2023). Meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa melalui aktivitas kebugaran jasmani menggunakan model Project Based Learning (PjBL). Jurnal Pendidikan Jasmani, 9 (1), 106–119. https://doi.org/10.5281/zenodo.7592832.
Aminah, S., Ramawani, N., Azura, N., Fronika, S., & Meitha, S. (2022). Pengaruh metode belajar sambil bermain terhadap perkembangan kognitif anak usia sekolah dasar. SICEDU, 1 (2), 465–471. https://doi.org/10.31004/sicedu.v1i2.66.
Ardianti, R., Sujarwanto, E., & Surahman, E. (2021). Problem-based learning: Apa dan bagaimana. Diffraction, 3 (1), 27–35. https://doi.org/10.37058/diffraction.v3i1.4416.
Ariadila, S. N., Silalahi, Y. F. N., Fadiyah, F. H., Jamaludin, U., & Setiawan, S. (2023). Analisis pentingnya keterampilan berpikir kritis terhadap pembelajaran bagi siswa. Jurnal Pendidikan, 9 (20), 664–669. https://doi.org/10.5281/zenodo.8436970.
Apriliani, M., Putri, S. A., & Unzzila, U. (2024). Peningkatan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui model pembelajaran kolaboratif di sekolah dasar. Jurnal PGSD, 1 (3), 1–9. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.493.
Azizah, M., & Amberansyah. (2024). Meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar muatan IPA menggunakan model PMN di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8 (6), 4645–4653. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i6.8679.
Briliandika, D., Putra, D. A., & Afiani, K. D. A. (2021). Analisis model pembelajaran Numbered Heads Together dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Inventa, 5 (1), 16–29. https://doi.org/10.36456/inventa.5.1.a2617.
Catur, M., & Widodo, R. (2023). Peningkatan kolaborasi peserta didik melalui model pembelajaran Problem-Based Learning. JPPG, 4 (1), 9–16. https://doi.org/10.22219/jppg.v4i1.25484.
Daulay, I. S., Astria, R., Harahap, S., & Harahap, D. (2023). Pengaruh model pembelajaran Numbered Heads Together terhadap keaktifan belajar siswa. IMEIJ, 4 (2), 1382–1391. https://doi.org/10.54373/imeij.v4i2.364.
Dewantara, A., Zulfiati, H. M., Rahim, A., Handoyono, N. A., & Budi, A. M. (2021). Penelitian tindakan kelas bagi guru sekolah dasar. Abdimas, 4 (2), 121–128. https://doi.org/10.30738/ad.v4i2.11343.
Diana, L. M., Arif, M., Stefany, E. M., & Aini, N. (2023). Model pembelajaran Numbered Head Together untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Edutic, 9 (2), 201–211. https://doi.org/10.21107/edutic.v9i2.20224.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21 (1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.
Fatwiyah, R. N., Sukartiningsih, W., & Sari, I. (2024). Upaya meningkatkan kolaborasi melalui model Problem Based Learning pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Jurnal Pendidikan, 9 (3). https://doi.org/10.23969/jp.v9i03.17327.
Fernando, Y., Andriani, P., et al. (2024). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Alfihris, 2 (3), 61–68. https://doi.org/10.59246/alfihris.v2i3.843.
Halimah, S., Usman, H., & Maryam, S. (2023). Peningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA melalui penerapan model Problem-Based Learning di sekolah dasar. Syntax Imperatif, 3 (6). https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v3i6.207.
Indrawan, I. K. A., & Dibia, I. K. (2021). Motivasi berprestasi dan minat dalam belajar mempengaruhi hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V. Mimbar Ilmu, 26 (3), 407–415. https://doi.org/10.23887/mi.v26i3.37215.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aura Permata Wihandarti, Ari Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


