Plastic Waste Valorization sebagai Strategi Penguatan Budaya Peduli Lingkungan dan Kemandirian Ekonomi Siswa di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.61798/isah.v3i3.1444Keywords:
valorisasi sampah plastik, ekopedagogi, karakter peduli lingkungan, kewirausahaan dini, madrasah ibtidaiyahAbstract
Krisis sampah plastik menuntut sekolah tidak hanya mengajarkan kepedulian lingkungan, tetapi juga menyediakan ruang praktik yang nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi valorisasi sampah plastik di MI Muhammadiyah 2 Badas, Kediri, dalam membentuk karakter peduli lingkungan dan kemandirian ekonomi siswa. Penelitian kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus dilaksanakan pada 28 September sampai 3 Oktober 2026 dengan subjek kepala sekolah, delapan guru, dan empat siswa. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, diperiksa dengan triangulasi sumber dan teknik, lalu dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan tiga program utama. Program Sedetik (Sedekah Plastik) menampung botol plastik bekas, menumbuhkan kedisiplinan membuang sampah, dan menghasilkan pemasukan kas kelas dari penjualan ke pengepul. Program Ecobrick mengolah plastik lunak menjadi benda bernilai guna sambil melatih kreativitas dan ketelitian. Program Pot Bunga memanfaatkan galon dan botol bekas menjadi pot hias yang mengasah daya kreasi dan sikap menghargai barang. Valorisasi plastik di sekolah dasar berjalan ketika nilai ekologis, edukatif, dan ekonomi dirangkai dalam praktik harian yang konsisten.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khoirul Anam, M. Syahri, Nine Nujum, Nurul Ilmiyah, Mohammad Taufiqur Rochman, Tio Deny Damara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

