Peningkatan Pemahaman Konsep Keanekaragaman Hayati Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan PPT Interaktif Pada Peserta Didik Fase B

Authors

  • Silvi Fatimah Azhara Suherman Universitas Pasundan, Indonesia
  • Dadang Iskandar Universitas Pasundan, Indonesia
  • Ida Yayu Nurul Hizqiyah Universitas Pasundan, Indonesia
  • Lusi Indrawati Universitas Pasundan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61798/get.v4i2.1421

Keywords:

keanekaragaman hayati, pemahaman konsep, Problem Based Learning, PPT interaktif, IPAS

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep keanekaragaman hayati pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase B melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan PowerPoint (PPT) interaktif. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 29 peserta didik Fase B. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan nilai rata-rata dan persentase ketuntasan klasikal, dengan kriteria keberhasilan tindakan berupa minimal 80% peserta didik mencapai ketuntasan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 61,6 pada tahap pra-tindakan menjadi 72,8 pada siklus I, 81,2 pada siklus II, dan 88,4 pada siklus III. Persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 34,48% pada tahap pra-tindakan menjadi 65,52% pada siklus I, 79,31% pada siklus II, dan 93,10% pada siklus III. Dengan demikian, kriteria keberhasilan tindakan tercapai pada siklus III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan PPT interaktif dapat meningkatkan pemahaman konsep keanekaragaman hayati pada peserta didik Fase B.

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

Azhara Suherman, S. F., Iskandar, D., Hizqiyah, I. Y. N., & Indrawati, L. (2026). Peningkatan Pemahaman Konsep Keanekaragaman Hayati Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan PPT Interaktif Pada Peserta Didik Fase B. Global Education Trends, 4(2), 452–460. https://doi.org/10.61798/get.v4i2.1421