Al-Qur'an, Hadis dan Kesehatan Mental: Telaah Nilai Ketenangan Jiwa, Kesabaran, dan Tawakal dalam Menghadapi Tekanan Kehidupan Modern
DOI:
https://doi.org/10.61798/get.v4i2.1415Keywords:
kesehatan mental, Al-Qur'an, Hadis, Tawakal, Ketenangan Jiwa, Psikologi IslamAbstract
Persoalan kesehatan mental di Indonesia menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan, terutama di kalangan generasi muda, seiring meningkatnya tekanan hidup akibat akselerasi digitalisasi, kompetisi ekonomi, dan pergeseran struktur sosial. Artikel ini bertujuan mengkaji secara kritis kontribusi nilai-nilai spiritual Al-Qur'an dan hadis khususnya ketenangan jiwa, kesabaran, tawakal, dan optimisme terhadap upaya pemeliharaan kesehatan mental, sekaligus menelaah relevansinya dalam merespons tekanan kehidupan modern. Kajian ini disusun melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), memadukan analisis tafsir tematik (maudhu'i) atas ayat dan hadis terkait dengan sintesis atas data epidemiologis kesehatan jiwa nasional serta temuan riset psikologi Islam kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep nafs al-muthma'innah, dzikrullah, dan tawakal memiliki landasan tekstual yang kokoh sebagai mekanisme regulasi emosi, dan telah dikonfirmasi sejumlah studi empiris memberikan efek menenangkan yang terukur secara psikofisiologis. Namun demikian, artikel ini juga menemukan bahwa pemahaman keagamaan yang keliru mengenai tawakal berpotensi menjelma menjadi sikap fatalistik yang justru kontraproduktif bagi kesehatan mental. Artikel ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai spiritual Qur'ani berpotensi besar diintegrasikan secara komplementer bukan substitutif dengan pendekatan psikologi dan psikiatri modern dalam penanganan kesehatan mental di Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Adji Perdamean, Trya Novita, Siti Fatimah Fakar, Nurma Yunita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

