Refleksi Calon Guru Sekolah Dasar Terhadap Pengembangan Sumber Belajar Digital Berbasis Experiential Learning
DOI:
https://doi.org/10.61798/get.v4i2.1396Keywords:
experiential learning; sumber belajar digital; pendidikan guru SD; pembelajaran budayaAbstract
Lingkungan budaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual melalui pengalaman langsung yang diikuti refleksi dan pengembangan produk pembelajaran digital. Namun, diperlukan pemahaman lebih mendalam mengenai proses refleksi calon guru sekolah dasar dalam mengubah pengalaman eksplorasi budaya menjadi sumber belajar digital berbasis experiential learning, termasuk tantangan dan pertimbangan pedagogis yang menyertainya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan refleksi calon guru sekolah dasar terhadap pengembangan sumber belajar digital berbasis experiential learning melalui kunjungan edukatif ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), dengan produk yang dikembangkan berupa e-modul Eksplorasi Keberagaman Budaya Indonesia untuk siswa kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang mengikuti kunjungan edukatif dan terlibat dalam pengembangan e-modul. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, jurnal reflektif, dokumentasi, dan analisis produk e-modul. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dirumuskan dalam dua temuan utama. Pertama, eksplorasi objek budaya secara langsung memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengidentifikasi potensi lingkungan sebagai sumber belajar kontekstual dan menghubungkannya dengan materi pembelajaran sekolah dasar. Kedua, proses pengembangan e-modul mendorong mahasiswa untuk menyeleksi informasi budaya, menyusun materi secara sistematis, serta mempertimbangkan kesesuaian konten, visual, dan aktivitas pembelajaran dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa kelas IV SD. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya refleksi dalam menjembatani pengalaman konkret dengan pengembangan sumber belajar digital yang kontekstual dan bermakna. Penelitian ini menegaskan relevansi integrasi experiential learning, literasi budaya, literasi digital, dan pertimbangan pedagogis dalam pendidikan calon guru sekolah dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Nurafifah, Akhmad Subkhi Ramdani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

